Stefanus Iwan Listiyantoro: Siapa Menyusul? Metal Set - Link Select

6.07.2012

Siapa Menyusul?


“Nak, aku berangkat ke pasar Munggi dulu ya, nanti kamu menyusul!”demikian kata seorang ibu kepada anaknya. Anaknya disuruh mengikutinya atau disuruh datang kemudian ke salah satu pasar di Semanu, yaitu ke pasar Munggi. Yang diharapkan ibu, anaknya akan sampai ke tempatnya berada.

Pada saat itu, Tuhan Yesus menggambarkan bahwa Ia akan meninggalkan murid-murid.  Petrus kebingungan dan ingin tetap mengikutiNya, kemudian ia segera menanyakan perihal kemana Ia pergi. Dalam Yohanes 13:36 Simon Petrus berkata kepada Yesus: “Tuhan, kemanakah Engkau pergi?” Jawab Yesus: “Ke tempat Aku pergi, engkau tidak dapat mengikuti Aku sekarang, tetapi kelak engkau akan mengikuti Aku.” Ternyata yang disampaikan Tuhan Yesus kepada muridNya ini adalah nubuat bahwa mereka nanti akan menyusul Tuhan. Yang diharapkan oleh Tuhan Yesus kepada Petrus adalah datang kemudian ke tempat Tuhan berada, dan pada saatnya nanti sampai di rumah Bapa “yang ada banyak tempat tinggal”(14:2).

Jika kepergian Tuhan karena menyediakan tempat yang indah untuk murid-muridNya saat itu, Iapun menyediakan bagi kita. Ia menantikan kita untuk bisa sampai ke tempat-Nya berada. Ia menunggu anak-anakNya, pada saatnya nanti sampai ke pangkuanNya. Ia sendiri adalah jalan untuk sampai ke Bapa, bahkan Ia berjanji untuk datang kembali dan menjemput kita. Menjadi hal yang menakutkan? Semoga tidak, melainkan menjadi kerinduan dan harapan setiap anak-anakNya agar selalu mengutamakan tujuan hidup sejati. Siapa menyusul?
 
ans!!