Stefanus Iwan Listiyantoro: NOL-NOL Metal Set - Link Select

7.18.2012

NOL-NOL



N
ol adalah angka yang menunjukkan tidak ada kenyataan. Maka pada hari Lebaran sering kita mendengar Saudara kita  mengatakan, “Nol, nol ya!”. Orang meminta maaf, yang lain memberi  maaf sehingga hasilnya nol-nol. Artinya sudah tidak ada kesalahan yang disimpan dalam hati masing-masing orang itu.   
Lalu bagaimana dengan sikap hidup kita selaku murid-murid Tuhan Yesus? Berapa kali setahun kita memberi maaf? Sampai berapa kali batas untuk mengampuni sesama kita?
Petrus pernah menyangka bahwa ada batas untuk hal mengampuni. Sangkanya bahwa mengampuni tujuh kali sudahlah hebat dan cukup. Dikisahkan dalam Injil Matius 18:20-21 demikian: Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Yesus berkata kepadanya:”Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Maksud dari jawaban Tuhan menyebut angka tujuh puluh kali tujuh adalah mengampuni tanpa batas. Tanpa batas bisa digambarkan seperti melihat langit yang tinggi, tanpa batas tingginya. Begitu pula pengampunan yang semestinya kita berikan kepada sesama, tanpa terhitung jumlahnya. Kenapa? Karena dosa kita yang banyak sudah tidak diperhitungkan lagi oleh Tuhan, artinya Tuhan sudah lebih dahulu memberi pengampunan kepada kita. Sewajarnya kita memberi pengampunan kepada sesama yang melakukan kesalahan kepada kita.
 Setiap orang yang mengaku dirinya murid Tuhan hidupnya ditandai oleh kerelaan saling mengampuni. Setiap saat, tanpa batas. SIL.

 
ans!!